Ini Identitas 2 Anggota Santoso yang Tewas saat Baku Tembak Selama 30 Menit

Idham Kholid - detikNews
Rabu, 18 Mei 2016 07:57 WIB
Foto: Ilustrasi oleh Zaki Alfarabi
Jakarta - Dua anggota kelompok teroris Santoso tewas dalam baku tembak dengan Satgas Operasi Tinombala. Polda Sulawesi Tengah memastikan bahwa keduanya merupakan warga negara Indonesia.

"Mereka bukan berasal dari (suku) Uighur," kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto kepada detikcom, Selasa (17/5/2016) malam.

Berdasarkan pencocokan fisik, lanjut Hari, dua anggota Santoso itu adalah Firman alias Aco alias Ikrima yang berasal dari Pulau Jawa, serta Yazid alias Taufik dari Malino, Poso.

Hari menjelaskan kontak senjata itu terjadi di Desa Pantangolemba, Poso, Minggu ((15/5/2016) sekitar pukul 14.20 WITA. Baku tembak berlangsung sekitar tiga puluh menit.

Saat itu, salah satu Tim Satgas Operasi Tinombala melihat pergerakan kelompok bersenjata dari jarak jauh sedang menuruni wilayah ketinggian dan mengarah ke Sungai Saatu.

"Saat jarak sudah relatif dekat, Satgas memberikan tembakan peringatan, namun mereka melakukan tembakan balasan hingga terjadi kontak senjata," jelas Hari.

Usai terjadi baku tembak, kelompok bersenjata itu melarikan diri, terpecah, dan berpencar meninggalkan arena kontak senjata.

Setalah dirasa aman, Satgas kemudian menyisir lokasi dan menemukan dua jenazah tersebut dan barang bukti seperti 4 tas besar yang berisi 5 bom lontong, 1 botol plastik bubuk mesiu, 1 unit GPS, 1 unit HP dan bahan makanan.

(idh/dha)