Biaya Perawatan Gunawan Ditanggung Kejagung
Sabtu, 19 Mar 2005 17:45 WIB
Jakarta - Kondisi Gunawan Jauhari (50), petugas piket Kejagung yang kena dor bandit yang tengah menyatroni rumah dinas JAM Pidsus Sudhono Iswahyudi, telah membaik. Sedangkan biaya perawatan Gunawan semuanya ditanggung oleh Kejagung.Demikian penuturan Endang Wahyuni (51) istri, Gunawan, saat ngobrol dengan wartawan di pintu masuk Ruang ICU RS Pusat Pertamina (RSPP), Jl Kiai Maja, Jaksel, Sabtu (19/3/2005). Gunawan dirawat di ICU A lantai 5.Di ruang perawatannya, Gunawan tampak mengenakan alat bantu oksigen. Kedua tangannya ditancapi jarum infus. Kondisinya juga tampak lemah. Menurut perawat, Gunawan masih dalam pengaruh obat."Kondisi Bapak sudah membaik, bahkan sudah dapat ngomong. Sudah sadar," kata Wahyuni.Operasi untuk mengambil peluru yang bersarang di perut Gunawan sudah selesai dilakukan pukul 13.00 WIB tadi. Sekitar pukul 15.00 WIB, Gunawan baru dimasukkan ke ruang ICU. "Sekarang masih dalam masa pemulihan yaitu penguapan dan bantuan obat. Saya belum tahu kapan Bapak bisa sembuh," aku Wahyuni yang berusia 51 tahun.Wahyuni mengaku, setelah insiden penembakan itu dia ditelepon RSPP untuk datang sekitar pukul 05.15 WIB. " Saat berangkat dari rumah saya tenang saja karena beliau sering menunggu orang sakit. Ketika saya sampai ke sini, Bapak sudah didorong untuk masuk ke ruang operasi," cerita Wahyuni.Keluarga Gunawan menetap di Perumnas II Tangerang, Jl Danau Poso III No 7. Dari perkawinannya dengan Wahyuni, Gunawan dikaruniai 2 anak. Yang sulung bernama Arfansyah Gunawan, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Rawamangun jurusan Olahraga Semester VII. Yang nomor dua adalah Novi Cahyawati, lulus SMA.Sedangkan Gunawan adalah anak ketiga dari 10 bersaudara. "Semua saudara Bapak tadi sudah menjenguk," kata Wahyuni. Kedua anaknya juga telah menjenguk dan menangis melihat ayah tercintanya tertembak.
(nrl/)











































