Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang telah menghasilkan Ketua Umum Golkar baru, Setya Novanto, telah ditutup. Namun eks caketum Ade Komarudin (Akom) tak datang di penutupan Munaslub.
"Pesawatnya duluan barangkali. Mungkin sudah pulang," kata Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie (Ical) usai penutupan Munaslub Golkar 2016, Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Selasa (17/5/2016).
Ical menduga Akom sudah pulang duluan ke rumahnya. Soalnya, memang kepulangan para elite Golkar ke Jakarta rencananya hari ini semua. Namun ternyata Munaslub diperpanjang, seharusnya Munaslub sudah ditutup kemarin (6/5).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical tak berburuk sangka bahwa Akom urung datang ke penutupan karena kecewa Novanto menang menjadi Ketum Golkar. Soalnya, Akom sudah menunjukkan sikap legowo tak meneruskan voting putaran kedua pada pemungutan suara di Munaslub dini hari tadi.
"Orang Pak Akom tegar kok," kata Ical.
Munaslub telah ditutup secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Politisi Golkar yang saat Munaslub bertindak sebagai Ketua Penyelenggara, Theo L Sambuaga, menyatakan ketidakhadiran Akom hanya masalah teknis belaka.
Munaslub ini mengukuhkan Novanto sebagai pengganti Ical. Kini Ical berharap Novanto bisa bekerja lebih baik darinya.
"Semoga (Novanto) bisa lebih baik dari saya, semua yang delapan-delapannya (eks caketum) diikutsertakan memajukan Golkar. Saya akan dari belakang (memberi saran sebagai Ketua Wanbin)," kata Ical. (dnu/dhn)











































