GAM Belum Lepas Sandera Kru Kapal Tri Samudra
Sabtu, 19 Mar 2005 17:19 WIB
Pekanbaru - Nasib 2 kru kapal tanker Tri Samudra yang dibajak komplotan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Selat Malaka hingga kini belum diketahui nasibnya. Pihak aparat keamanan masih terus mencari keberadaan pelaku. Nahkoda kapal Tri Samudra, Wade Marjuned (40) dan Kepala Kamar Mesin, Andi Sulaiman yang dibajak komplotan GAM pada Senin (14/3/2005) lalu, hingga kini masih disandera. Pihak GAM kabarnya masih tetap memaksa untuk meminta tebusan Rp 2 miliar kepada PT Humpuss selaku pemilik barang yang diangkut kapal tersebut. TNI AL di wilayah Riau sendiri, telah diperintahkan untuk tetap mencari keberadaan kapal perompak GAM tersebut. Namun sejuah ini, pihak TNI AL belum juga bisa menemukan keberadaan kapal GAM itu. "Kita masih melakukan pencarian kapal GAM yang telah menyandera dua kru kapal Tri Samudra itu," kata Komandan Pangkalan Angakat Laut (Lanal) Dumai, Nora Lelyana saat dihubungi detikcom, Sabtu (19/3/2005). Sementara itu, Kapolres Bengkalis-Riau, AKBP Selamet Riyadi mengatakan, pihaknya juga turut membantu untuk melakukan pencarian kapal perompak tersebut. Dia menjelaskan, kini kapal Tri Samudra yang mengangkut methanol yang sebelumnya bersandera di pelabuhan Sei Pakning, kini sudah dialihkan ke pelabuhan PT Surya Dumai di Siak. "Hari ini kapal tersebut melakukan pembongkaran di pelabuhan Surya Dumai. Dan 12 ABK masih dalam keadaan sehat," katanya.
(nrl/)











































