Santunan Jemaah Haji Korban Crane Jatuh Terhambat karena Verifikasi Korban

ADVERTISEMENT

Santunan Jemaah Haji Korban Crane Jatuh Terhambat karena Verifikasi Korban

Bisma Alief - detikNews
Selasa, 17 Mei 2016 17:46 WIB
Menag Lukman Hakim/ Foto: Gagah Wijoseno
Jakarta - Hingga saat ini 12 jemaah haji asal Indonesia yang meninggal akibat jatuhnya crane di Masjidil Haram pada musim Haji tahun 2015 belum mendapatkan santunan seperti yang dijanjikan oleh pemerintah Arab Saudi. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, hal tersebut terjadi karena pemerintah Saudi ingin memberikan santunan secara serentak kepada seluruh negara yang warganya menjadi korban.

"Sejak beberapa bulan lalu (pemerintah Indonesia) sudah memberikan nama-nama korban dan (nama) keluarga korban. Namun (pemerintah) Saudi ingin memberi santunan serentak ke seluruh negara yang menjadi korban," kata Lukman di kantornya, Selasa (17/5/2016).

Yang membuat molornya pemberian santunan kepada para korban, lanjut Lukman, adalah masih ada negara yang belum selesai melakukan verifikasi korban dan keluarga korban. Selain itu pemerintah Saudi juga mengatakan adanya pembengkakan jumlah korban sehingga harus dilakukan verifikasi ulang.

"Masih ada beberapa negara yang belum selesai verifikasi, tapi tidak etis mengatakan negara mana saja. Ini yang menyebabkan keterlambatan pemberian santunan untuk kesekian kalinya," ujar Lukman.

Padahal pemerintah Indonesia sudah menyarankan agar pemberian bantuan tidak perlu menunggu semua negara yang menjadi korban selesai melakukan verifikasi, tapi bertahap kepada negara yang sudah selesai melakukan verifikasi korban.

"Tapi itu kembali ke (pemerintah) Saudi," tutup Lukman. (rvk/rvk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT