Kejagung Tingkatkan Pengamanan di Rumah Para Jaksa
Sabtu, 19 Mar 2005 15:15 WIB
Jakarta -
Kejagung akan meningkatkan pengamanan di rumah para pejabatnya menyusul insiden di rumah JAM Pidsus Sudhono Iswahyudi pada Sabtu subuh (19/3/2005)."Hal ini sudah disampaikan kepada JAM Intel supaya meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup," kata Kahumas Kejagung Soehandojo pada detikcom per telepon. Dijelaskan, di setiap rumah dinas pejabat Kejaksaan memang sudah ada petugas jaga piket. Jumlahnya 1 hingga 3 orang. "Patroli nanti juga dilakukan di sekitar kantor dan perumahan yang memang diperintahkan untuk dijaga," sambung Soehandojo. Untuk pengamanan, Kejaksaan belum membutuhkan bantuan polisi. "Kejaksaan punya aparat keamanan dalam sendiri," katanya. Meski demikian, petugas jaga piket Kejaksaan tidak dilengkapi senjata, apalagi pistol. Seorang petugas piket yang ditemui detikcom di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) di Jl Rambai, membenarkan bahwa personel jaga piket akan ditambah dalam waktu dekat. "Tapi kapan penambahan dilakukan dan berapa orang jumlahnya,kami belum tahu," kata petugas yang enggan disebut namanya itu. Petugas yang mengenakan seragam Kejaksaan setelan coklat tua itu didampingi oleh 4 rekannya. "kalau piket jaga rata-rata 5 orang," katanya. "Enak juga ya kalau kita dikasih pistol," kilahnya.
(nrl/)










































