"Saya menghargai pekerjaan ini, luar biasa. Saya mau sarankan ke Pak Setya Novanto maupun Ade komarudin, skor yg ada sudah menggambarkan kerja yg luar biasa," ujar Syahrul Yasin Limpo di lokasi acara, BDCC, Bali, Selasa (17/5/2016).
"Minta maaf Pak Ade, bersama temen-temen lain menyarankan rasanya ini sudah ada hasil final. Kalau ini sudah kita anggap maksimal, tidak perlu kita lanjutkan," lanjutnya.
Pimpinan Sidang Nurdin Halid pun meminta agar keduanya melakukan musyawarah mufakat. Meminta keduanya apakah akan dilanjutkan atau tidak.
Perolehan suara keduanya memang terpaut jauh. Suara yang didapat Novanto sebanyak 277 dan Akom 173 dari total 554 suara. (elz/aws)











































