Perolehan suara antara Novanto dengan caketum nomor 1 Ade Komarudin (Akom) bersaing sengit. Sejumlah pendukung Akom kerap bertakbir saat surat dukungan ditujukan untuk Akom.
Saat surat suara ke-31 dibuka, surat suara ditujukan untuk Novanto. Namun Pimpinan Sidang Munaslub Nurdin Halid menginterupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sontak pernyataan Nurdin membuat pendukung Novanto marah. Mereka berteriak dan mengucapkan berbagai argumentasi.
"Sah, sah, yang penting milih," ucap salah seorang pendukung Novanto.
Nurdin lalu meminta waktu membaca tata tertibnya. Dan memutuskan bahwa surat suara tidak sah.
"Ini dilihat tatibnya, tata caranya, suara diberikan dengan cara melingkari nomor urut bakal calon. Jadi suara ini dinyatakan tidak sah. Tulis tidak sah. Lanjut," ujar Nurdin.
Selain satu surat suara tersebut, ada dua surat suara lagi yang digugurkan. Satu karena ada tiga nomor calon yang dilingkari, dan satu karena melingkari gambar bakal calon.
Hingga saat ini penghitungan suara masih berlangsung. Meski awalnya persaingan sempat sengit, saat ini Novanto memimpin cukup jauh. (elz/aws)










































