Kesimpulan Komite Etik: Munaslub Golkar Berjalan Tanpa Ada Pelanggaran Etik

Kesimpulan Komite Etik: Munaslub Golkar Berjalan Tanpa Ada Pelanggaran Etik

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 16 Mei 2016 22:53 WIB
Kesimpulan Komite Etik: Munaslub Golkar Berjalan Tanpa Ada Pelanggaran Etik
Foto: Foto: Grafis oleh Mindra Purnomo
Badung - Di tengah santernya isu suap calon ketua umum, Komite Etik Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar menyatakan gelaran Munaslub bebas pelanggaran etik. Padahal ada 205 laporan pelanggaran etik yang diterima Komite.

"Maka bersama ini, kami atas nama Tim Komite Etik penyelenggaraan Munaslub Bali, menyatakan proses penyelenggaraan Munaslub dan proses pemilihan calon ketua umum telah sesuai dengan tatib komite etik dan ssuai AD/ART Partai Golkar," kata Ketua Komite Etik Munaslub, Fadel Muhammad, dalam forum Munaslub di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Senin (16/5/2016) malam.

Fadel berbicara dari atas mimbar, menjelaskan soal laporan dugaan pelanggaran etik pihak para caketum yang diterimanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Komite etik menerima pengaduan 205 buah. Diterima secara lisan, SMS, dan 16 pengaduan tertulis. Dari pengaduan tersebut, kami panggil para pihak adakan verifikasi dan klarifikasi," kata Fadel.

Setelah diverifikasi dan klarifikasi, maka Komite Etik melayangkan 23 surat yang terdiri dari dua teguran keras, enam surat peringatan, dan 15 imbauan.

"Smua pengaduan yang kami terima dan kami jaga kerahasiaannya," kata Fadel.

(dnu/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads