"Supaya orang bisa lihat tidak ada kecurangan, tentu Bawaslu harus bekerja keras, kita sudah tawarkan Jakarta Smart City. Bawaslu kan tidak bisa membentuk banyak jaringan, dananya terbatas," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2016).
Dengan fasilitas tersebut, Bawaslu bisa menerima laporan dari masyarakat secara real time. Sehingga lebih memudahkan dalam pengawasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu untuk KPUD, Ahok menilai lembaga itu sudah profesional. KPUD juga diminta Ahok bisa lebih transparan.
"Kita sudah ketemu 2-3 kali, saya sampaikan semua yang penting dibuat transparan, terutama sistem pengawasan setelah pemilihan," pungkas Ahok. (bpn/aws)











































