Ahok Tawarkan Jakarta Smart City untuk Dimanfaatkan Bawaslu di Pilgub 2017

Ahok Tawarkan Jakarta Smart City untuk Dimanfaatkan Bawaslu di Pilgub 2017

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 16 Mei 2016 20:48 WIB
Ahok Tawarkan Jakarta Smart City untuk Dimanfaatkan Bawaslu di Pilgub 2017
Foto: Bagus Prihantoro/detikcom
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta baru saja meneken perjanjian hibah senilai Rp 478 miliar kepada KPUD dan Rp 98 miliar ke Bawaslu untuk Pilgub 2017. Selain itu Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) juga menawarkan fasilitas Smart City.

"Supaya orang bisa lihat tidak ada kecurangan, tentu Bawaslu harus bekerja keras, kita sudah tawarkan Jakarta Smart City. Bawaslu kan tidak bisa membentuk banyak jaringan, dananya terbatas," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2016).

Dengan fasilitas tersebut, Bawaslu bisa menerima laporan dari masyarakat secara real time. Sehingga lebih memudahkan dalam pengawasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena saya melihat bisa saja, fitnah macam-macam banyak. Jadi lebih baik dibuat transparan, seadil mungkin, baru orang bisa puas," ungkap Ahok.

Sementara itu untuk KPUD, Ahok menilai lembaga itu sudah profesional. KPUD juga diminta Ahok bisa lebih transparan.

"Kita sudah ketemu 2-3 kali, saya sampaikan semua yang penting dibuat transparan, terutama sistem pengawasan setelah pemilihan," pungkas Ahok. (bpn/aws)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads