Kemenhub: 12 Penumpang Lion Sudah Lapor Imigrasi, 4 Belum

Insiden Salah Terminal

Kemenhub: 12 Penumpang Lion Sudah Lapor Imigrasi, 4 Belum

Kartika Sari Tarigan - detikNews
Senin, 16 Mei 2016 18:30 WIB
Kemenhub: 12 Penumpang Lion Sudah Lapor Imigrasi, 4 Belum
Foto: Dirjen Perhubungan Udara Suprasetyo menjelaskan soal insiden salah terminal Lion Air (Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom)
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membenarkan ada 16 penumpang Lion Air dari Singapura lolos Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, akibat insiden salah terminal pada 10 Mei 2016. Hanya 4 yang belum dihadapkan Imigrasi.

"10 Mei 2016, Lion Air JT 161 rute Singapura-Cengkareng, salah satu bus yang mengangkut penumpang harusnya ke Terminal 2, ada yang salah arah ke Terminal 1 domestik. Penumpang diturunkan ke sana, 16 orang sudah keluar dari terminal," jelas Dirjen Perhubungan Udara Suprasetyo.

Hal itu disampaikan Suprasetyo dalam jumpa pers di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2016) sore. Jumpa pers ini dilakukan setelah Suprasetyo memanggil pihak Lion Air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suprasetyo menambahkan pesawat Lion Air itu membawa 182 penumpang, terdiri dari 180 penumpang dewasa dan 2 bayi.  "16 yang sudah terlanjur keluar Terminal 1," katanya.

Kemudian dicarilah 16 penumpang tersebut untuk lapor diri ke Imigrasi. "Dari 16, 12 sudah lapor dan sudah diproses. Yang 4 belum," kata Suprasetyo.  

"Sampai hari ini masih ada 4 orang yang belum dihadapkan ke Imigrasi dan Bea Cukai," ulangnya.

Apakah 12 penumpang yang sempat lolos malam itu juga menjalani clearance imigrasi atau dipanggil satu-satu setelah malam itu?

"Setelah beberapa hari (dipanggil)," jawabnya.

Hasilnya, menurut Suprasetyo, tak ada hal yang membahayakan dari 12 orang itu.

Seperti diketahui, kesalahan salah terminal itu terjadi akibat sopir bus membawa 40-an dari Singapura penumpang ke terminal 1, padahal seharusnya dibawa ke terminal 2 untuk proses imigrasi. (nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini