Imbas JPO Tol BSD Roboh, Listrik di Kampung Serua Poncol Mati

Imbas JPO Tol BSD Roboh, Listrik di Kampung Serua Poncol Mati

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Senin, 16 Mei 2016 13:05 WIB
Imbas JPO Tol BSD Roboh, Listrik di Kampung Serua Poncol Mati
Warga Melihat JPO yang Roboh (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Tangerang - Jembatan Penyeberang Orang (JPO) yang roboh menyebabkan listrik di rumah warga di Kampung Serua Poncol, Tangerang Selatan, mati. Warga di kampung yang berbatasan dengan jalan tol ini mengeluhkan tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari karena listrik mati.

"Listrik mati dari semalam. Semua alat-alat yang menggunakan listrik mati. Kita terganggu karena nggak bisa masak nasi, nyuci, nonton dan memakai kipas angin," ujar Erni (40), warga Kampung Serua Poncol, Tangerang Selatan, Senin (16/5/2016).

Karena listrik mati, Erni dan ibu rumah tangga lainnya keluar rumah. Dia mengobrol dengan tetangga dan melihat proses evakuasi JPO yang roboh.
Karena listrik mati, warga keluar rumah dan mengobrol serta melihat JPO roboh (Masaul/detikcom)

Khaerozi (43), pengawas gangguan PLN area Bintaro, membenarkan listrik mati dari Minggu (15/5/2016) pukul 23.00 WIB hingga kini. Listrik mati karena kabel listrik bertegangan rendah tersebut berada di JPO.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kabel listrik nempel di JPO. Saat JPO roboh, kabel ketarik dan otomatis putus," kata Khaerozi di lokasi.

Khaerozi bersama 9 petugas PLN lainnya kini memindahkan saluran listrik ke gardu di Stasiun Sudimara. Dia berharap listrik yang mengaliri 40 rumah itu segera menyala.

"Jadi saluran listrik yang terputus itu jaringan tegangan rendah yang menyuplai dari gardu 401B di Serua Poncol. Sekarang saluran listrik dipindahkan ke BT204 atau gardu Stasiun Sudimara," tutur dia.
Kondisi terbaru JPO yang roboh (Masaul/detikcom)

Selain listrik mati, warga di perbatasan jalan tol tersebut juga kesulitan beraktivitas karena fasilitas penyeberangan mereka roboh. Sebagian besar pengguna jembatan itu adalah pemotor. Kini mereka harus berjalan memutar cukup jauh yang memakan waktu lebih lama.

Jembatan di Tol BSD arah Jakarta roboh pada Minggu (15/5) malam karena truk bermuatan crane menabrak jembatan tersebut. Jalur tol BSD di kedua sisi tidak bisa dilintasi dan terjadi kemacetan parah. Setelah satu sisi JPO yang beratnya 50 ton diangkut, petugas bisa membuka dua jalur contra flow. Saat ini, bangkai satu sisi JPO yang roboh masih berada di lokasi. 2 Crane gagal mengangkat sisi JPO seberat 50 ton itu.
Contra flow Diberlakukan (Masaul/detikcom)



(nwy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads