Pertemuan Romi dan Djan di Munaslub Golkar Bisa Jadi Jalan Islah PPP

Pertemuan Romi dan Djan di Munaslub Golkar Bisa Jadi Jalan Islah PPP

Bisma Alief - detikNews
Minggu, 15 Mei 2016 18:26 WIB
Pertemuan Romi dan Djan di Munaslub Golkar Bisa Jadi Jalan Islah PPP
Romi dan Djan (keduanya mengenakan jas PPP). (Foto: Zhahrah/detikcom)
Jakarta - Kemesraan yang ditunjukan oleh dua pimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romi) dan Djan Faridz saat menghadiri Pembukaan Munaslub Golkar di Bali dinilai positif oleh pengamat politik LIPI, Siti Zuhro. Menurutnya kemesraan tersebut seharusnya menjadi pembuka jalan menuju islah PPP.

"Menurut saya bagus, karena partai yang friksi itu sudah kehilangan dukungan dari publik. Karena publik sudah bosan (dengan konflik)," kata Siti seusai acara seminar nasional "Dengan Revolusi Mental Kita Wujudkan Indonesia Emas 2020" di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta Selatan, Minggu (15/5/2016).

Keputusan Presiden Jokowi untuk menunda reshuffle hingga ada penyelesaian terhadap partai politik yang belum islah juga dianggap langkah yang benar. Namun, jangan dianggap hal tersebut adalah bentuk intervensi dari pemerintah, namun hal tersebut harus dilihat sebagai dorongan agar partai politik sebagai pilar demokrasi melakukan demokrasi secara konkrit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang kurangkan kemauan politik dan kedewasaan politiknya. Kemarin muktamar kan tidak diikuti oleh kubu Djan, tapi tidak mungkin Romi mengabaikan kekuatan Djan. Namun untuk islah, tidak menutup kemungkinan untuk itu," ujar Siti.

Sebelumnya Romi dan Djan datang menghadiri Pembukaan Munaslub Golkar di BNDCC, Nusa Dua, Bali pada Sabtu (14/5) kemarin. Bahkan keduanya sempat saling menyapa dan cipika-cipiki di acara tersebut.

Menurut Djan pertemuan keduanya di muka umum sudah sering dilakukan. Bahkan dalam beberapa kesempatan kubu Romi menyatakan berusaha menemui dirinya untuk berekonsiliasi. Sedangkan Romi mengatakan Djan saat ini belum mau menerima keputusan SK pengesahan dari Menkum HAM yang memenangkan dirinya secara aklamasi.

(erd/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads