"Menurut saya bagus, karena partai yang friksi itu sudah kehilangan dukungan dari publik. Karena publik sudah bosan (dengan konflik)," kata Siti seusai acara seminar nasional "Dengan Revolusi Mental Kita Wujudkan Indonesia Emas 2020" di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta Selatan, Minggu (15/5/2016).
Keputusan Presiden Jokowi untuk menunda reshuffle hingga ada penyelesaian terhadap partai politik yang belum islah juga dianggap langkah yang benar. Namun, jangan dianggap hal tersebut adalah bentuk intervensi dari pemerintah, namun hal tersebut harus dilihat sebagai dorongan agar partai politik sebagai pilar demokrasi melakukan demokrasi secara konkrit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Romi dan Djan datang menghadiri Pembukaan Munaslub Golkar di BNDCC, Nusa Dua, Bali pada Sabtu (14/5) kemarin. Bahkan keduanya sempat saling menyapa dan cipika-cipiki di acara tersebut.
Menurut Djan pertemuan keduanya di muka umum sudah sering dilakukan. Bahkan dalam beberapa kesempatan kubu Romi menyatakan berusaha menemui dirinya untuk berekonsiliasi. Sedangkan Romi mengatakan Djan saat ini belum mau menerima keputusan SK pengesahan dari Menkum HAM yang memenangkan dirinya secara aklamasi.
(erd/erd)











































