Misalnya soal tudingan bahwa kubu Novanto ingin pemilihan ketum dilakukan dengan voting terbuka. Salah satu Timses Novanto, Nurul Arifin mengatakan bahwa pihaknya menerima sistem apapun yang akan digunakan untuk pemilihan ketum.
Β
"Pak Setya Novanto siap melakukan sistem pemilihan dengan sistem apapun," kata Timses Novanto, Nurul Arifin, dalam konferensi pers di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Minggu (15/5/2016).
Nurul juga menampik adanya pertemuan timses Novanto dengan para pemilik suara secara tertutup. "Kami sangat sayangkan sekali, kenapa tidak menanyakan langsung kepada kami sebagai timnya," kata Nurul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembali soal mekanisme pemilihan caketum Golkar, Nurul menuturkan Novanto akan mengikuti mekanisme apapun yang disepakati di Munaslub. Bagi tim Novanto pemilihan terbuka maupun voting tertutup sama saja.
"Keduanya tidak menyalahi sistem demokrasi. Secara terbuka juga transparan," katanya.
"Pak Setya Novanto menyatakan beliau siap menjalankan keputusan dengan sistem apapun. Kami tidak memilih salah satu, kami menyarankan dengan suara terbanyak," pungkasnya.
(dnu/erd)











































