"Kalau voting terbuka, itu melanggar HAM!" kata Agung di arena Munaslub Golkar, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Minggu (15/5/2016).
Menurut Agung, pemilihan demokratis di manapun selalu berlangsung tertutup. Itulah salah satu prinsip pemilihan yang langsung, umum, bebas, dan rahasia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila memang dilangsungkan voting terbuka, maka bisa jadi Golkar akan runyam seperti Musyawarah Nasional Bali 2014. Aklamasi palsu bakal terjadi, politik uang akan menyeruak.
"Rawan money politics, suara bisa diperjual belikan," kata Agung.
(dnu/erd)











































