Mahyudin Tolak Voting Terbuka Berujung Aklamasi

Mahyudin Tolak Voting Terbuka Berujung Aklamasi

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Sabtu, 14 Mei 2016 21:45 WIB
Mahyudin Tolak Voting Terbuka Berujung Aklamasi
Mahyudin (Foto: Ari Saputra/detikFoto)
Bali - Mayoritas caketum Golkar menolak pemilihan ketum Golkar melalui voting terbuka. Caketum Mahyudin dengan lantang menolak voting terbuka yang berujung aklamasi.

"Tatib tidak begitu. Aklamasi apabila ada satu calon yang dapat 30 persen. Bukan seperti voting terbuka. Tidak diatur dalam AD/ART," kata Mahyudin usai pembukaan Munaslub Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/5/2016).

Mahyudin mengingatkan kalau dipaksakan aklamasi maka akan terjadi perpecahan. Semangat Munaslub untuk rekonsiliasi pun dipertanyakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bisa timbul potensi perpecahan. Saya menolak aklamasi," tegas Wakil Ketua MPR RI ini.

Mahyudin akan terus maju menuju pemilihan ketum Golkar. Tapi nantinya di ujung akan melakukan koalisi kalau diperlukan.

"Basisnya harus real. Siapa yang dapat besar yang kecil bergabung," pungkasnya.

(Baca juga: Jokowi Jelaskan Manuver Luhut dan JK Jelang Munaslub Golkar) (van/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads