Menanggapi hal itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir mengatakan kasus sedang dalam penanganan pihak berwajib. Muhammadiyah selalu punya prinsip, hal-hal yang menyangkut kriminalitas, maka penyelesaian diserahkan ke pihak berwajib.
"Kita imbau warga Muhammadiyah dan eksponen Islam untuk tidak bertindak main hakim sendiri," kata Haedar Nasir pada acara 'Temu Jaringan Saudagar Muhammadiyah' di hotel The Sahid Rich Jogja, Jl Magelang, Yogyakarta, Sabtu (14/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhammadiyah tidak ingin membawa kasus ini ke isu-isu lain seperti komunisme. Pihaknya menunggu hasil pengusutan dari pihak berwajib.
Aksi anarkis itu terjadi di rumah tokoh Muhammadiyah di Cikancung, Desa Mekarhurip, Kecamatan Sukawening, Garut, Selasa (10/5). Dua bulan sebelumnya, aksi serupa terjadi. Akibatnya, kaca dapur rumah pecah. Belum diketahui motif aksi tersebut. (trw/trw)











































