"Saya mengapresiasi acara ini. Dalam melakukan pemberantasan korupsi kita harus melakukan beragam cara mulai dari dunia musik yang mengajarkan otak kiri manusia dan cara-cara lainnya," ujar Saut pada acara Kampanye Antikorupsi di lobi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2016). Hadir dalam acara itu Direktur Prasarana KAI Candra Purnama, Direktur Sarana KAI Azahari, dan Direktur Aset KAI Dodi.
Acara digelar di Lobi Stasiun Gambir (Michael/detikcom) |
Saut berharap, pemberantasan korupsi bisa dilakukan melalui rel kereta api. Bahkan dia meminta adanya ruang di dalam gerbong untuk meletakkan buku-buku tentang semangat antikorupsi.
"Mungkin juga film yang lucu-lucu atau banner sehingga bisa dilihat oleh masyarakat," kata Saut yang mengenakan kaos hijau plus celana hitam dengan topi koboi warna coklat.
Mereka berjoget bersama (Michael/detikcom) |
Setelah Saut berpidato, grup musik Pancaran Sinar Petromaks langsung bernyanyi. Saut dan direksi PT KAI berjoget bersama diiringi lagu bertema antikorupsi. Tak ayal kegiatan ini menarik perhatian calon penumpang yang sedang menanti jadwal kereta.
Grup PSP terkenal tahun 1970-an (Michael/detikcom) |
OM Pancaran Sinar Petromaks belakangan ini sering menyanyikan lagu bertema antikorupsi. Dia juga terlibat dalam kampanye melawan korupsi lewat musik yang digagas oleh ICW dengan menelurkan album kompilasi antikorupsi.
(nwy/nrl)












































Acara digelar di Lobi Stasiun Gambir (Michael/detikcom)
Mereka berjoget bersama (Michael/detikcom)
Grup PSP terkenal tahun 1970-an (Michael/detikcom)