Setelah tiba di RSPAD, 4 WNI korban sandera Abu Sayyaf itu langsung masuk ke wilayah kedokteran militer untuk menjalani sejumlah tes kesehatan. Jurnalis tak diperkenankan masuk ke dalam ruang pemeriksaan.
Kamerawan televisi hanya diperkenankan mengambil gambar dari jarak 50 meter. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak RSPAD maupun Kementerian Luar Negeri terkait kondisi kesehatan keempat WNI ABK Hanry yang sempat disandera kelompok bersenjata di Filipina sejak 15 April 2016 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apabila semuanya dinyatakan sehat, sore ini juga pemerintah melalui Menlu akan mengembalikan ke keluarga masing-masing," ujar Retno usai menyambut kedatangan 4 WNI di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (13/5/2016). Pesawat TNI AU yang membawa 4 WNI dari Tarakan itu mendarat pukul 10.25 WIB. (erd/nrl)











































