Pelaksanaan Eksekusi Astini Masih Misterius

Pelaksanaan Eksekusi Astini Masih Misterius

- detikNews
Jumat, 18 Mar 2005 22:09 WIB
Jakarta - Berbagai persyaratan sudah dilalui Astini menuju proses eksekusi. Tetapi kapan waktu pelaksanaan eksekusi sampai saat ini masih misterius. Berdasarkan informasi yang diperoleh akan dilaksanakan sabtu dini hari (19/3/2005).Bimbingan rohani merupakan salah satu persyaratan yang sudah dipenuhi sebelum eksekusi. Seperti halnya malam ini hampir 30 menit digelar pengajian yang dipimpin oleh Kepala Departemen Agama (Kadepag) Surabaya Ahmad Syachroni di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya Jl Letjen Sutoyo, Medaeng, Sidoarjo. Usai pengajian Syachroni mengungkapkan secara mental Astini telah siap menjalankan eksekusi. "Astini sangat terlihat tabah dan pasrah bahwa hidup matinya ditangan Tuhan" ujar Syachroni.Ketika didesak wartawan kapan eksekusi akan dilangsungkan Syachroni menegaskan itu bukan kewenangannya. Kalaupun nanti pihaknya diminta untuk mendampinginya saat eksekusi Syachroni menyatakan siap."Bila nanti eksekusi selesai kewenangan depag hanya dari mulai mengurusi jenazah sampai pada menguburkan. Untuk lokasi pemakamannya itu menjadi kewenangan kejaksaan," lanjutnya.Dalam pengajian selama 3 hari berturut-turut ini Astini juga mampu mengendalikan emosi, tidak larut dalam kesedihan. Astini justru terlihat fasih dalam melafalkan surat yasin dan ayat-ayat lainnya.Menurut Syachroni dia juga tertib dalam pengajian artinya ketika pembacaan surat yasin berlangsung Astini beberapa kali mengulang wudhu karena sesuatu hal. "Ternyata Bu Astini itu merupakan orang yang taat dalam beribadah. Selama ditahan di Rutan wanita Astini mengaku telah hatam (tamat Al-Quran) sebanyak 3 kali sejak penahannya tahun 1996," jelasnya.Lebih lanjut Syachroni selama tiga hari mendekam di Rutan ini Astini setiap malam melakukan sholat tahajud dan tobat atas perbuatannya. "Astini juga menitipkan pesan kepada saya untuk memberikan bimbingan agama kepada anak-anaknya setelah meninggal nanti," terang Syachroni.Astini juga dijenguk mantan Kasi Pembinaan Lapas Wanita Malang Endang Purnamawati. Menurut Endang yang saat ini sebagai Kepala Balai Pemasyarakatan Jember kondisi Astini saat ini membaik, gemuk dan sehat."Selama di Malang saya mendampinginya setiap hari. Dia terlihat tabah, banyak guyon," tuturnya Mengenai kapan waktu eksekusi dia pun tidak mengetahuinya.Persyaratannya menjelang eksekusi yang sudah dipenuhi Astini diantaranya pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter forensik kemudian dipertemukannya dengan pihak keluarga serta diberikannya bimbingan rohani. (ism/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads