Waketum Golkar Agung Laksono menilai para caketum Golkar pada prinsipnya sama-sama ingin memperbaiki Golkar, meski suasana memanas. Hal itu bisa terlihat setidaknya dalam debat terbuka 8 caketum yang digelar malam tadi di Surabaya.
"Yang jelas mereka sungguh-sungguh sebagai caketum memiliki maksud dan tujuan ingin memperbaiki partai, dan tentu agar fungsi partai, kerja-kerja partai bisa berjalan ke depannya," ucap Agung Laksono kepada detikcom, Kamis (12/5/2016).
Agung berharap Komite Etik dapat betul-betul memberikan rekomendasi yang objektif atas laporan yang saat ini sedang ditangani. Sanksinya bisa ringan, sedang atau berat berupa diskualifikasi caketum.
"Tentu ringan beratnya kesalahan berbeda-beda," ujarnya.
Lebih jauh Agung mengatakan Munaslub kali ini adalah ujian demokratisasi bagi Golkar. Agung tak melihat ada upaya caketum yang ingin mencederai Munaslub dengan 'permainan kotor' atau intrik lain.
"Sepanjang masalah perbedaan pendapat, pikiran dan pilihan itu tidak bisa musyawarah, maka voting, tidak ada istilah deadlock. Tapi jangan kemudian mengganggu atau membuat kekacauan," terang mantan Ketum Golkar itu.
"Rakyat kan menilai, maka saya berharap teman-teman ikuti prosedur dan terbuka. Saya kira ini diuji demokratisasi di Golkar," imbuhnya. (bal/tor)











































