"Saya menjajakan diri saya, kalau terpilih, maka saya akan mencurahkan tenaga dan pikiran saya untuk Golkar," kata Indra Bambang di arena kampanye Munaslub Golkar di Tunjungan Hall, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/5/2016).
Indra mengatakan Golkar harus menjadi partai modern. Golkar harus disukai rakyat agar tetap menjadi parpol besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kita ingin wujudkan kesejahteraan sesuai Preambule UUD 45. Dalam poltik ini kita beruntung punya ketum yang ideal. Berdasarkan kejadian negara kemarin, maka arah pembangunan hukum dan keamanan menjadi tidak jelas. Ketum kita punya ide, yaitu visi negara kesejahteraan 2045. Ide ini sudah diuji pada semua tempat termasuk universitas. Maka akan lebih gampang jika saya jadi ketum mengusung visi sesuai ketum saat ini," ujar caketum nomor urut 7 ini.
Caketum nomor urut 8, Syahrul Yasin Limpo, menjanjikan kemenangan Golkar di Pemilu 2019. Dia memamerkan karir politiknya di Golkar yang diwarnai kemenangan demi kemenangan di berbagai level.
"Saya menjadi pengurus Golkar dari tingkat kelurahan. Golkar menang di kelurahan saya. Lalu tingkat kecamatan, Golkar juga menang. Lalu di tingkat provinsi, Golkar juga menang. Kalau saya jadi ketum Golkar, Insya Allah Golkar akan menang di 2019," ujar Syahrul.
Syahrul mengatakan Golkar bisa menang Pemilu 2019 kalau seluruh elemen di Golkar kompak turun menyapa rakyat. Golkar harus bisa mendekatkan visinya dengan kebutuhan masyarakat.
"Kenapa kita bisa menang nanti, karena kita akan temukan harapan dan kebutuhan masyarakat. Cuma syaratnya satu, seluruh kader Golkar harus turun ke rakyat," ujar caketum nomor urut 8.
(tor/van)











































