"Kita semua berduka atas berpulangnya Ibu Siti Rahmani Rauf. Beliau meninggalkan sidik jari yang menempel di puluhan juta anak Indonesia," tutur Anies di kantor Kemdikbud, Rabu (11/5/2016).
Siti dikenal sebagai orang yang mengenalkan alat peraga dan buku metode baca berdasarkan struktur keluarga. Siti menggunakan keluarga Budi sebagai contoh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas jasa tersebut, Anies mendoakan agar menjadi pahala yang tak putus bagi Siti. Melalui Anies, pemerintah juga turut berduka cita.
"Jadi beliau wafat meninggalkan aliran pahala yang luar biasa, dan kami semua berduka. Kami percaya sebagai seorang muslim bahwa seseorang yang meninggal itu putus pahalanya kecuali tiga hal, dan salah satunya adalah ilmu yg bermanfaat," tutur Anies.
"Dan Ibu Siti Rahmani Rauf memberikan teladan kepada kita, ilmu yang bermanfaat. Itu akan memberikan aliran pahala yang tanpa henti untuk almarhum. Kita atas nama pemerintah berduka, dan insya Allah kita doakan agar beliau mendapatkan tempat termulia di sisi Allah," doa Anies. (bag/bag)











































