Ini Kata Yusril dan 'Wanita Emas' Soal Rp 5 Juta untuk Tes Cagub DKI PDIP

Ini Kata Yusril dan 'Wanita Emas' Soal Rp 5 Juta untuk Tes Cagub DKI PDIP

M Iqbal - detikNews
Rabu, 11 Mei 2016 17:04 WIB
Ini Kata Yusril dan Wanita Emas Soal Rp 5 Juta untuk Tes Cagub DKI PDIP
Lulung, Yusril dan puluhan peserta fit and proper test cagub DKI PDIP (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Salah seorang peserta fit and proper test bakal cagub/cawagub DKI dari PDIP, Hasniati, mengundurkan diri karena menolak bayar Rp 5 juta untuk biaya administrasi tes psikologi. Padahal, calon lain tak masalah dengan biaya itu.

"Saya kira ada banyak hal yang jauh lebih susah daripada itu. Itu lebih banyak gosipnya daripada substansinya," kata Yusril di kantor DPP PDIP Jl Diponegoro, Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Yusril mengikuti fit and proper test untuk Pilgub 2017 di PDIP sejak pukul 09.00 WIB hingga keluar sekitar pukul 16.15 WIB. Rangkaian tes itu adalah psikotes hingga wawancara dengan DPP PDIP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua pertanyaan tertulis dijawab, diskusi juga diikuti. Terakhir lebih banyak bincang-bincang dan membicarakan banyak hal tentang pemerintahan ke depan dan tentang menyatakan kekuatan politik yang ada," ujarnya.

Hasnaeni ikut fit and proper test PDIP (Ari Saputra/detikcom)

Sementara itu, peserta tes lainnya Hasnaeni Moein atau 'Wanita Emas', menilai iuran Rp 5 juta yang ditetapkan PDIP untuk biaya psikotes adalah hal yang wajar. Dia tak merasa keberatan.

"Tidak keberatan, itu wajar saja. Itu sumbangan psikotes, bukan diambil untuk partai," ujar Hasnaeni.

Sebagaimana diketahui, ada 34 peserta bakal cagub/cawagub DKI dari PDIP yang mendaftar. Namun ada dua peserta mengundurkan diri sehingga tersisa 32. Dari 32 nama itu, 2 peserta merupakan kader PDIP, Djarot Saeful Hidayat dan Boy Sadikin.

Nantinya DPP PDIP akan menentukan 5 nama dari 32 peserta yang mendaftar. Namun perlu diketahui, selain jalur fit and proper test, penjaringan bakal cagub/cawagub DKI PDIP juga dilakukan dengan menjaring kader PDIP yang jadi kepala daerah. (bal/tor)


Berita Terkait