Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan biaya itu untuk biaya psikotes. PDIP melibatkan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Dan biaya untuk psikotes itu dibebankan ke bakal cagub.
"Kami melibatkan ahli-ahli psikologi, tentu saja dari situ ada biaya yang diberikan calon yang nanti langsung akan diberikan kepada assessment center dari HIMPSI tadi," ujar Hasto kepada wartawan di kantor DPP PDIP Jl Diponegoro, Jakpus, Rabu (11/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto menyayangkan Hasniati mundur tanpa berkomunikasi dengan tim penjaringan dari PDIP. Padahal, Hasto melanjutkan, bisa saja Hasniati dibantu untuk pembiayaan psikotes itu.
"Ada orang yang datang menyampaikan ketidakmampuannya (membayar administrasi), tapi punya potensi bagus. Maka kita gotong royong. Tapi kalau yang bersangkutan menarik diri ya kita hargai," ucap Hasto. (miq/tor)










































