"Nggak bisa dong (diulang). Itu konsekuensi. Makanya jangan sembrono," jelas Ketua Panitia SNMPTN 2016 Prof Dr H Rochmat Wahab, MPd, MA saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (11/5/2016).
"Ya ikut SBMPTN saja kan kalau muridnya pintar-pintar," demikian solusi yang dicetuskan Rochmat. Ujian tulis SBMPTN akan dilaksanakan pada 31 Mei 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepala sekolahnya itu yang tidak me-manage dengan baik. Bukan karena SKS-nya, buktinya ada yang memakai sistem SKS bisa lulus. Mereka (SMAN 3 Semarang) menyalahkan. Yang jelas mereka nggak mengikuti apa yang harus diisi," jelas Rektor Universitas Negeri Yogyakarta ini.
Tanggung jawab pengecekan PDSS menurut dia, terletak di tangah sekolah.
"Ini pelajaran buat semua, sekolah tidak boleh sembrono," imbuhnya.
Seperti diberitakan, sebanyak 380 siswa SMAN 3 Semarang atau seluruh siswa IPA reguler tidak lolos SNMPTN, sedangkan di kelas IPS ada 24 dari 44 siswa yang lolos. Kemudian di kelas IPA akselerasi ada 14 siswa yang lolos dan ada 1 siswa yang melanjutkan kuliah di Jepang. SMAN 3 Semarang adalah sekolah terkemuka di Kota Lumpia itu yang berdiri sejak tahun 1877. Banyak alumninya yang menjadi orang sukses seperti mantan Menkeu yang kini di Bank Dunia Sri Mulyani dan Menlu Retno Marsudi.
(nwk/nrl)











































