Begini Analisa Pengelola Tol Soal Macet di Karang Tengah: Volume Truk dan Kontainer

Begini Analisa Pengelola Tol Soal Macet di Karang Tengah: Volume Truk dan Kontainer

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 11 Mei 2016 15:21 WIB
Begini Analisa Pengelola Tol Soal Macet di Karang Tengah: Volume Truk dan Kontainer
Foto: Edward Febriyati/ General Manager Trafic Manajemen Jakarta Tangerang, Andrie Koestiawan
Jakarta - Pengelola Tol Jakarta Tangerang Jasamarga melihat penyebab antrean panjang di Gerbang Tol Karang Tengah akibat ulah pengemudi nakal dan volume truk yang padat. Antrean kendaraan bisa mencapai 4-5 Km di jam sibuk.

"Jadi permasalahan antrean gerbang tol Karang tengah disebabkan karena meningkat volume lalu lintas dan ini terjadi sejak tersambungnya ruas tol Cikuni-Ulujami dan ruang Tol Jakarta-Tangerang dan dibukanya tol ruas W Tol Utara antara Kebon Jeruk dengan Ulujami sejak saat itu volume lalu lintas meningkat terutama kendaraan besar seperti kontainer," ujar General Manager Trafic Manajemen Jakarta Tangerang, Andrie Koestiawan ditemui detikcom di kantornya, Rabu (11/5/2016).

Dia mengatakan tingginya volume truk yang lewat Jakarta Tangerang karena tidak ada pembatasan jam seperti tol dalam kota. Terlebih banyak pengemudi truk memilih ruas Tol Jakarta Tangerang karena lebih efisien dan murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang dari arah Tangerang atau merak menuju timur yaitu Jakarta Cikampek atau Jagorawi mereka sudah tidak dibatasi seperti tol Dalam Kota. Sebelum tersambung mereka harus lewat dari Karang Tengah dengan masuk Tol W1, Tol Bandara dan Tol Priok, tentunya biaya yang dikeluarkan lebih besar karena memutar," paparnya.

Semenjak tersambungnya ruas Tol Jakarta Tangerang dengan JORR kata Andrie volume arus lintas meningkat tinggi. Hal itu terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini.

"Jadi itulah yang menyebabkan volume lalu lintas meningkat terutama pada kendaraan besar sehingga antrian Karang Tengah jadi lumayan padat. Untuk jam sibuk bisa mencapai 4 sampai 5 kilometer dengan di dominasi kendaraan besar. Sedangkan sebelumnya kemacetan Gerbang Tol Karang Tengah itu pada jam sibuk hanya sekitar 3 kilometer untuk antrian transaksi, baik dari Tangerang Merak maupun arah sebaliknya karena truk jalan malam hari," pungkasnya.


(ed/dra)


Berita Terkait