Kelangkaan Minyak Tanah Disengaja Pihak Tertentu

Kelangkaan Minyak Tanah Disengaja Pihak Tertentu

- detikNews
Jumat, 18 Mar 2005 21:07 WIB
Jakarta - Pemerintah mengindikasikan adanya aksi dari pihak-pihak tertentu yangdengan sengaja mengakibatkan terjadinya kelangkaan minyak tanah diberbagai daerah akhir-akhir ini."Kita sudah mencium baunya. Ada kelompok tertentu yang berspekulasi danmanuver membuat kelangkaan-kelangkaan itu," ungkap Sekretaris Kabinet SudiSilalahi usai rapat kabinet petang ini di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (18/3/2005).Aksi tersebut adalah menyalahgunakan disparitas harga minyak tanah denganmelakukan penimbunan, pengoplosan, penyelundupan dan penyelewengandistribusi. Minyak tanah yang untuk rumah tangga dan usaha kecil, diselewengkan untuk keperluan lain. Sehingga subsidi pemerintah kepadakebutuhan pokok rakyat kecil justru dinikmati oleh pihak-pihak yangtidak berhak.Berdasarkan berita-berita yang dilansir media massa, diduga kuat aksi paracukong BBM yang menambah beban hidup masyarakat itu mendapat backing dari aparat pemerintah terkait. Baik dari TNI, Polri, Pertamina maupun Pemda setempat.Dalam waktu dekat pemerintah akan membentuk tim terpadu untuk memberangusnya. Tugasnya melakukan pembersihan terhadap kelompok-kelompok maupun oknum aparat pemerintah yang terlibat. Tim yang bertugas untuk menambal kebocoran dalam rantai distribusi ini akan beranggotakan dari masing-masing instansi teknis terkait. Ditanya lebih jauh mengenai indentitas kelompok yang dimaksud, Sudimenolak untuk mengungkap. Alasannya masih menunggu bukti-bukti hukum kuatyang mendukung dugaan pemerintah di atas."Tim terpadu juga mencari bukti-buktinya. Kalau ini bisa kita buktikannanti rakyat akan tahu siapa yang bermain," ujarnya.Ditemui pada kesempatan sama, Kapolri Da'I Bachtiar yang dikonfirmasimengenai pembentukan tim terpadu tersebut menyatakan pihaknya secarainternal telah mengambil langkah-langkah menindak anggotanya yang menjadi backing bagi cukong BBM dan sejenisnya.Pihaknya secara aktif juga melakukan operasi pengaman rantai distribusi."Contoh, pengoplosan di daerah timur. Secara persuasif jajarankepolisian Jatim sudah menertibkan mereka yang mengoplos. Jangan lagi,"ujar Kapolri. (ism/)


Berita Terkait