"Kita tunggu saja ya, mungkin seminggu baru ada hasilnya," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Djarod Padavoka melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Rabu (11/5/2016).
Djarod mengatakan, jenazah korban mutilasi itu ditemukan pada 19 April 2016 lalu. Penemuan itu berdasarkan laporan masyarakat yang diterima polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Djarod mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan soal adanya informasi yang menyebut jenazah itu merupakan anggota DPRD Lampung, MP yang dilaporkan hilang. (Baca juga: Polisi Tangani Kasus Mutilasi, Dugaan Korban Anggota DPRD Lampung Diselidiki)
"Kita tunggu hasil tes DNA (untuk memastikannya," tutupnya.
(idh/dra)











































