DetikNews
Rabu 11 Mei 2016, 11:39 WIB

Jokowi: Segera Belanjakan APBD, Jangan Disimpan di Bank!

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jokowi: Segera Belanjakan APBD, Jangan Disimpan di Bank! Foto: Presiden Jokowi di penutupan Musrenbangnas Tahun 2016 di Istana Negara (Cahyo/Setpres)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2016. Kepada para kepala daerah, Jokowi berpesan agar APBD bisa segera digunakan.

"Saya ingin mengingatkan, akhir 2015 pada Desember uang anggaran daerah yang masih berada di bank utamanya BPD ada kurang lebih Rp 90 triliun, tetapi pada akhir bulan yang lalu uang yang ada di bank daerah ada Rp 220 triliun. Ini perlu saya ingatkan agar segera dibelanjakan, segera direalisasikan, ini uang yang sangat besar sekali," kata Jokowi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (11/5/2016).

Presiden mengingatkan, pemerintah pusat sudah berusaha untuk mentransfer uang ke daerah sebesar mungkin. Namun Jokowi justru kecewa karena penyerapan anggaran di daerah sangat lemah.

Foto: Presiden Jokowi di penutupan Musrenbangnas Tahun 2016 di Istana Negara (Cahyo/Setpres)

"Kita carinya pontang-panting tiap bulan, ditransfer ke daerah, kota, kabupaten dan provinsi, tetapi di sana hanya disimpan tidak digunakan," jelasnya.

"April sudah saya perintahkan ke Menteri Keuangan, daerah-daerah yang menyimpan uang besar sudah diubah ke surat utang, tidak bisa gunakan uang itu karena peringatan tahun lalu sudah saya berikan," tegas Jokowi.

Foto: Presiden Jokowi di penutupan Musrenbangnas Tahun 2016 di Istana Negara (Cahyo/Setpres)

Jokowi juga menegaskan, akan mengumumkan daerah mana saja yang gemar menyimpan anggaran. Namun, tentu saja hal itu akan dilakukan bila daerah tersebut sudah berulang kali diingatkan tetapi tetap tak ada perubahan.

"Uang Rp 220 triliun kalau digunakan itu besar sekali, triwulan pertama di kementerian dan lembaga kita hanya keluar Rp 230 triliun. Saya peringatkan ke gubernur karena yang gede itu di provinsi bukan di kabupaten/kota, tidak perlu saya bacakan sekarang, ribut nanti. Mana yang nyimpen paling banyak jadi ribut nanti," tuturnya.

Gubernur yang hadir dalam acara itu di antaranya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Gubernur Jambi Zumi Zola, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondo Kambe, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, dan lainnya.

Sementara itu, jajaran Menteri Kabinet Kerja yang hadir di antaranya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menteri Kominfo Rudiantara, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Kesehatan Nila F Moelok, Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Agama Lukman Hakim, Mendikbud Anies Baswedan, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofjan Djalil.
(Hbb/hri)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed