Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin mengatakan belum mengetahui penyebabnya dan harus ditanyakan kepada panitia SNMPTN. Oleh sebab itu pihaknya mendampingi untuk meminta penjelasan tersebut.
"Kami sudah melakukan pertemuan dengan SMAN 3. Kini sedang menyiapkan permohonan penjelasan. Kita dampingi sekolah untuk dapat info dari penyelenggara SNMPTN," kata Bunyamin saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (11/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berusaha download hasilnya belum bisa, untuk tahu siswa SMAN 3 diterima di mana saja. Kalau secara personal, para siswa sudah tahu diterima atau tidak. Dari laporan, siswa IPS dan kelas IPA akselerasi ada yang diterima," terangnya.
Ia menjelaskan untuk wilayah Kota Semarang, memang baru SMAN 3 Semarang yang menerapkan SKS. Sedangkan di Jawa Tengah ada 8 sekolah yang menerapkan itu.
"Iya benar di Semarang memang baru SMAN 3,"ย tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 380 siswa kelas IPA reguler SMAN 3 Semarang tidak ada yang lolos SNMPTN termasuk para siswa berprestasi. Kejanggalan dirasakan karena sekolah lain yang menerapkan SKS tidak bermasalah dan bahkan kelas di SMAN 3 Semarang yangย ย tidak menggunakan SKS juga berjalan normal dan ada yang diterima SNMPTN. (alg/dra)











































