Investigasi KNKT, Begini Proses Tenggelamnya Rafelia II yang Tewaskan 6 Orang

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 10 Mei 2016 17:21 WIB
Rilis KNKT soal tenggelamnya KM Rafelia II di Bnayuwangi, Selasa, 10 Mei 2016 (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)
Banyuwangi - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah merilis investigasi kecelakaan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Rafelia II yang tenggelam di Selat Bali pada Maret lalu. Berikut kronologi tenggelamnya kapal yang menewaskan 6 orang berdasarkan keterangan KNKT, Selasa (10/5/2016).

Pada Jumat (4/3) sekitar pukul 12.30 WIB (13.30 WITA), KMP Rafelia II berangkat dari Dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Kapal bergerak dengan kecepatan rata-rata 6 knot.

Saat posisi kapal sudah berada sekitar 1 NM dari Dermaga Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, kapal mulai miring ke kiri. Mualim I memerintahkan salah seorang juru muat untuk memeriksa kondisi geladak kendaraan. Juru Muat melihat air masuk dari bagian haluan dan menggenangi geladak kendaraan. Kemiringan kapal terus bertambah. Sementara Nakhoda mengendalikan kapal, Mualim I memberitahukan kondisi kapal ke Petugas Ship Traffic Controller (STC) Dermaga LCM Ketapang. Pemeriksaan lanjutan juru muat terhadap kondisi genangan air menunjukkan adanya pertambahan ketinggian dan kapal semakin miring ke kiri.

Dermaga Ketapang Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)

Pukul 12.54 WIB, posisi kapal sekitar 0,5 NM dari Dermaga LCM Ketapang. Atas saran dari Petugas STC Ketapang, kapal digerakkan menuju ke pantai terdekat. Haluan kapal berubah dari yang semula mengarah ke dermaga LCM Ketapang menjadi ke arah pantai terdekat. Mualim I memerintahkan awak kapal yang sudah bersiaga di haluan untuk menurunkan pintu rampa haluan sejajar dengan permukaan air. Kemiringan kapal mencapai 40 derajat dan terus bertambah. Para penumpang sudah berupaya untuk mencari jaket penolong dan bergerak ke posisi yang lebih tinggi.

Pukul 12.57 WIB, kemiringan kapal mencapai 90 derajat dan selanjutnya kapal terbalik hingga tampak lunas kapal. Pukul 13.05 WIB, KMP Rafelia II tenggelam sepenuhnya pada posisi 08o 09.111' LS / 114o 24.252' BT atau sekitar 0,2 NM dari pantai terdekat dengan kedalaman sekitar 30 meter.
 
Akibat dari kecelakaan ini, 6 orang meninggal dunia, terdiri dari 2 awak kapal dan 4 orang penumpang. Tidak ada kendaraan maupun barang penumpang yang berhasil diselamatkan. (ams/try)