Sebuah rumah di Surabaya yang pernah digunakan oleh Bung Tomo untuk melakukan siaran radio kemerdekaan dirobohkan. Rumah bersejarah itu kini telah rata dengan tanah.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan pun angkat bicara perihal itu. Anies mengaku akan mencoba melakukan pengecekan dan verifikasi terhadap hal tersebut.
"Kita akan coba cek dan verifikasi," ujar Anies di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan Senin (9/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cagar alam karena republik ini memiliki catatan sebesar apapun sejarah yang enggak bisa di-rupiah-kan. Sebesar apapun keuntungan yang didapat bila itu menghilangkan catatan sejarah, keuntungan yang didapat bila menghilangkan tinta emas dan tidak bisa dipahami dan diterima. Jadi saya mengimbau pada semua pihak dan setiap orang menghormati, Pemda tegakkan," papar Anies.
Sebelumnya diberitakan, rumah yang digunakan Bung Tomo untuk siaran radio kemerdekaan telah rata dengan tanah. Pihak Pemkot Surabaya belum tahu banyak tentang kabar tersebut.
"Kabarnya memang begitu, tetapi kami belum ke lokasi. Akan kami cek nanti," ujar Kepala Dinas Pariwisata Surabaya Wiwik Widayati kepada detikcom, Selasa (3/5/2016).
Namun belakangan, pihak Pemkot Surabaya menyegel lahan bekas rumah pemancar radio Bung Tomo yang sudah rata dengan tanah itu. (dhn/dhn)










































