Soal Sumbangan Rp 1 M, Yorrys Sindir Syahrul Yasin Limpo

Soal Sumbangan Rp 1 M, Yorrys Sindir Syahrul Yasin Limpo

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 09 Mei 2016 18:32 WIB
Soal Sumbangan Rp 1 M, Yorrys Sindir Syahrul Yasin Limpo
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Ada dua caketum Golkar yang tak menyumbang Rp 1 miliar untuk penyelenggaraan munaslub, yaitu Indra Bambang Utoyo dan Syahrul Yasin Limpo. Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Munaslub Golkar, Yorrys Raweyai, menyindir Syahrul.

Awalnya, panitia munaslub menyebut sumbangan itu sebagai iuran wajib bagi para caketum. Dari 8 caketum yang mendaftar, 6 caketum di antaranya membayar iuran itu. Caketum Priyo Budi Santoso bahkan membayar lebih, tepatnya USD 10 ribu, atau Rp 1,3 miliar lebih dengan kurs saat ini.

Ada dua caketum yang tidak mau membayar, yaitu Indra Bambang Utoyo dengan alasan tak punya uang, dan Syahrul Yasin Limpo dengan alasan tak mau kepemimpinan di Golkar dikaitkan dengan uang. Akhirnya, panitia tetap meloloskan dua orangย  yang tak mau membayar sebagai caketum. Lalu mengubah istilah iuran menjadi sumbangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para caketum yang sudah membayar, yaitu Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Setya Novanto, Mahyudin, Aziz Syamsuddin, dan Priyo Budi Santoso, legowo ada calon yang tak membayar.

Yorrys mengatakan tak ada perbedaan perlakuan antara caketum yang menyumbang dengan yang tidak. Namun, kata Yorrys, akan ada sanksi moral untuk keduanya.

"Kalau nggak mau juga nggak apa-apa kaya, Pak Limpo. Ini kan sumbangan. Paling ini hanya sanksi moral saja," ujar Yorrys kepada wartawan, Senin (9/5/2016).

Secara khusus, Yorrys menyindir Syahrul Yasin Limpo yang tak mau menyumbang. Syahrul sudah mendapat posisi gubernur karena Golkar, tapi disayangkan tak mau menyumbang.

"Yang sudah menikmati, jadi gubernur karena Golkar, nggak mau nyumbang. Yang belum menikmati saja, kader-kader muda mau menyumbang," kata Yorrys. Syahrul Yasin Limpo adalah Gubernur Sulawesi Selatan. (ear/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads