Petugas menyapu sampah-sampah yang berserakan (Chico/detikcom) |
Pendemo membubarkan dari depan gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/5/2016). Massa bubar setelah Plt Jubir KPK Yuyuk Andriati Iskak sempat menemui untuk membacakan surat pernyataan maaf dari Saut Situmorang.
Setelah mereka bubar, petugas kebersihan KPK bekerja keras membereskan kerusakan yang muncul. Pertama, petugas membersihkanΒ sampah bekas makanan dan minuman dari taman KPK yang hancur maupun dari jalanan yang diduduki pendemo. Β
Kedua, petugas membersihkan batu-batu bekas pecahan pot yang berserakan di Jalan Rasuna Said di depan gedung KPK. Pecahan-pecahan pot yang hancur akibat dipecahkan oleh pendemo itu diangkut dengan troli dan disimpan ke tempat yang aman.
Petugas merapikan tanaman yang dirusak (Chico/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keempat, petugas mengangkat bangku yang dimasukkan ke got oleh pendemo. Bangku yang terbuat dari besi itu diangkat ditempatkan ke tempat semula yaitu di trotoar oleh 4 petugas. Bangku itu dipasang saat gubernur DKI Jakarta dijabat Jokowi di trotoar sejumlah jalan protokol, mulai Jl MH Thamrin hingga Jl HR Rasuna Said.
Bangku diletakkan ke dalam got (Chico/detikcom) |
Kelima, petugas merapikan pohon palem yang rusak.
Beberapa pohon palem di KPK rusak (Chico/detikcom) |
Keenam, petugas membersihkan serpihan kaca yang berserakan di gedung KPK.
Β
Kaca pecah oleh pendemo (Chico/detikcom) |
Ketujuh, petugas membersihkan corat-coret dengan cat mencolok di papan nama KPK dan di tembok lainnya.
Ratusan polisi hingga kini masih berada di lokasi. Mereka berbaris di lobi KPK untuk mengantisipasi jika masih ada lanjutan.
Sementara itu pendemo pulang naik Metro Mini. Jalur lambat di Rasuna Said mengarah ke Mampang yang sempat ditutup kini dibuka.
Jalur Lambat depan KPK yang tadinya ditutup kini dibuka kembali (Chico/detikcom) |
Pendemo beraksi di KPK karena menuntut pernyataan Saut Situmporang yang menyatakan kalangan HMI dekat dengan korupsi. Saut sudah meminta maaf atas pernyataan ini.
Papan nama KPK dicoret-coret (Chico/detikcom) |
(nwy/nrl)












































Petugas menyapu sampah-sampah yang berserakan (Chico/detikcom)
Petugas merapikan tanaman yang dirusak (Chico/detikcom)
Bangku diletakkan ke dalam got (Chico/detikcom)
Beberapa pohon palem di KPK rusak (Chico/detikcom)
Kaca pecah oleh pendemo (Chico/detikcom)
Jalur Lambat depan KPK yang tadinya ditutup kini dibuka kembali (Chico/detikcom)
Papan nama KPK dicoret-coret (Chico/detikcom)