Bertemu Luhut, Panitia Munaslub Golkar Bahas Kehadiran Presiden Jokowi

Bertemu Luhut, Panitia Munaslub Golkar Bahas Kehadiran Presiden Jokowi

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 09 Mei 2016 13:21 WIB
Bertemu Luhut, Panitia Munaslub Golkar Bahas Kehadiran Presiden Jokowi
Zainuddin Amali (kanan) sedang berbisik ke Agung Laksono (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Presiden Jokowi hampir pasti hadir di acara pembukaan Munaslub Golkar 2016. Mengiringi rencana itu, muncul isu dukungan Istana ke salah satu caketum. Benarkah?

Ketua Organizing Commitee (OC) Munaslub Golkar Zainuddin Amali, dan Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Munaslub Golkar Yorrys Raweyai hari ini bertemu dengan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan. Amali mengaku pertemuan ini hanya membahas soal kehadiran Presiden Jokowi.

"Tadi cuma bahas kehadiran Pak Presiden," kata Amali kepada wartawan di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (9/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari brodcast yang tersebar di kalangan wartawan, beredar kabar bahwa Luhut akan mengadakan pertemuan dengan sejumlah DPD I Golkar di sebuah hotel yang ada di Jakarta malam nanti. Luhut dikabarkan akan menegaskan dukungan terhadap caketum Setya Novanto atas nama presiden.

Selain itu, rumor beredar bahwa para DPD I yang dikumpulkan akan diminta untuk memberi dukungan terhadap Novanto. Amali membahtah isu-isu tersebut.

"Nggak bener. Nggak ada omongan apa-apa di dalam. Siapa saja boleh, asalkan terpilih secara demokratis. Wong keputusan Golkar untuk mendukung Pemerintah kan sudah jadi keputusan partai," jelas Amali.

"Jadi siapapun yang terpilih partai sudah pasti akan mendukung pemerintah. Kan keputusan Januari lalu kan sudah (Golkar mendukung pemerintah)," lanjutnya.

Luhut sendiri yang merupakan mantan wakil ketua dewan pembina Partai Golkar direncanakan akan hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam munaslub Golkar. Jenderal Purnawirawan itu disebut akan datang ke Bali usai dinas ke luar negeri.

"Ya kita undang semua. Tergantung siapa yang bisa hadir mendampingi Pak Presiden ya. Semua kita undang, pimpinan partai dan lembaga kita undang juga," tutup Amali.

Sebelumnya, politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan bahwa Novanto sudah mendapat dukungan dari Istana. Ia meminta agar ada klarifikasi dari pihak pemerintah.

"Seminggu ini saya dengar Setnov (Setya Novanto) didukung Istana. Saya tidak ada masalah dengan Setnov. Tapi apakah caketum Golkar harus perpanjangan tangan orang-orang tertenu?" beber Doli, Minggu (8/5).

(ear/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads