108 Orang Tewas dalam Tahanan AS di Irak & Afghanistan
Jumat, 18 Mar 2005 17:18 WIB
Jakarta - Sedikitnya 108 orang telah tewas dalam tahanan AS di Irak dan Afghanistan. Demikian menurut data baru pemerintah yang dirilis kantor berita Associated Press (AP).Media tersebut menyatakan bahwa kebanyakan tahanan tewas akibat kekerasan. Sekitar 25 persen dari total kasus kematian itu saat ini tengah diselidiki sebagai kemungkinan tindak penyiksaan oleh pasukan AS.Demikian seperti dilansir pula oleh situs Aljazeera.com, Jumat (18/3/2005). Angka ini didasarkan pada informasi yang diperoleh AP dari militer, Angkatan Laut, Departemen Kehakiman dan badan intelijen AS alias CIA.Laporan AP menunjukkan bahwa dari 108 kematian tahanan itu, lebih dari 26 kasus telah diklasifikasikan sebagai pembunuhan kriminal yang melibatkan penyiksaan tahanan. Sedikitnya 29 kematian dari 108 itu diakibatkan oleh sebab-sebab alami atau kecelakaan. Sementara 22 kasus di antaranya diakibatkan oleh serangan mortir ke penjara Abu Gharib di Baghdad pada April 2004. Juga diungkapkan bahwa lebih dari 20 kematian disebabkan oleh "pembunuhan yang bisa dibenarkan", dimana para investigator Angkatan Darat AS mengklaim bahwa prajurit-prajurit AS menggunakan kekuatan mematikan "secara benar".Hingga saat ini tercatat sedikitnya 65 ribu orang telah ditahan pasukan AS di Irak dan Afghanistan. Adapun pihak Pentagon tidak pernah memberikan informasi solid mengenai jumlah tahanan yang tewas dalam penjara-penjara AS di Irak dan Afghanistan.
(ita/)











































