Peristiwa terjadi padaΒ pukul 07.15 WIT. Saat itu, pesawat bersiap take off menuju Mulia, Puncak Jaya.
Ban belakang sebelah kiri pesawat keluar dari taxy way ketika pesawat akan berbelok. Diduga pesawat tidak bisa dikontrol akibat muatan yang terlalu berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Patridge menjelaskan, ketika pesawat hendak belok ke runway, kemudi tidak bisa dioperasikan ke arah kanan maupun kiri. Selanjutnya pilot hendak mengerem namun rem tidak berfungsi. Akhirnya pesawat masuk ke drainase bandara dan ban belakang sebelah kiri tertanam di lumpur.
"Seketika itu, pilot kapten Tomi melaporkan kejadian tersebut ke Tower ATC Bandara Kelas 1 Sentani. Dua puluh menit kemudian petugas Paskhas dan Perhubungan Udara Sentani dipimpin Marsma TNI Agus Suprayitno melakukan evakuasi pesawat," jelasnya.
" Pukul 08.25 Wit, pesawat baru berhasil dievakuasi," tambahnya.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun sempat mengganggu penerbangan di Bandara Sentani. (trw/trw)











































