PAN Akui Sulit Mencari Figur Sekaliber Amien Rais
Jumat, 18 Mar 2005 16:58 WIB
Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) mengakui hingga kini masih kesulitan mencari figur ketua umum sekaliber Amien Rais. Karenanya, kepemimpinan PAN ke depan diperkirakan akan bersifat kolektif.Hal ini disampaikan Wakil Sekjen PAN Muhamad Najib usai konferensi pers peluncuran buku Konspirasi di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat, (18/3/2005)."Kita pastikan ke depan PAN tidak akan seperti masa kepemimpinan Amien Rais. PAN akan menjadi partai yang dipimpin secara kolektif," kata NajibDikatakan najib, PAN sudah sampai pada sebuah kesimpulan bahwa PAN tidak akan mencari pengganti Amien Rais."Karena tidak mungkin kita mendapatkan kembali orang seperti dia. Yang sekarang kita cari adalah ketua umum PAN yang biasa saja. Karena itu kita akan membentuk kepemimpinan yang kolegial," katanya.Najib menambahkan, saat ini DPP PAN sudah melakukan aklamasi, di mana Amien Rais akan menyingkir ke samping dan posisinya kemungkinan nanti sebagai MPP yang bertugas memberi dukungan secara sprituil dan moril.Keukeuh Tolak BBMSementara itu, berkaitan dengan sikap FPAN atas kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, Najib mengatakan, Fraksi PAN akan bersikap kritis terhadap pemerintah dan akan mengambil posisi sendiri."PAN mengambil posisi sendiri dan akan bersikap kritis terhadap pemerintah dan FPAN tetap akan menolak kenaikan harga BBM," kata Najib.Menurut Najib yang juga sekretaris FPAN, kenaikan harga BBM ini sebenarnya berakar dari banyaknya KKN yang terdapat dalam tubuh Pertamina."Sejak Orba Dulu sudah menjadi rahasia umum bahwa Pertamina itu jadi sarangnya KKN, dan masalah ini tidak kunjung dapat diselesaikan meski pun pemerintahan sudah berganti-ganti," kata dia.
(umi/)











































