Ribuan kendaraan maupun penumpang mulai memadati pelabuhan sejak hari Sabtu (7/5) malam. Meski padat, antrean kendaraan tidak sampai mengular ke jalan raya seperti awal libur panjang lalu.
Dari data ASDP Ketapang, total, ada sekitar 56 ribu penumpang yang telah menyeberang. Jumlah penumpang yang sudah menyeberang baik dari Pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk sekitar 56.417 penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Arus balik pelabuhan kembali ramai sejak Sabtu malam, baik itu di Ketapang maupun Gilimanuk," ujar Humas ASDP Ketapang, Sandi Nugroho kepada detikcom, Minggu(8/5/2016).
Saat ini, kata Shandi, antrean sepanjang 2 kilometer terjadi di Pelabuhan Gilimanuk. Jumlah kendaraan maupun penumpang yang menyeberang terpantau lebih banyak dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang.
Kepadatan terjadi karena banyak wisatawan kembali setelah menghabiskan libur panjang di Pulau Dewata.
"Dari Ketapang juga mengalami peningkatan, mungkin itu para pemudik yang sebelumnya pulang kampung dan hari ini mereka kembali lagi ke Bali untuk bekerja, tapi antrean hanya di dalam pelabuhan saja," ujarnya.
Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom) |
Untuk memberikan rasa aman dan memastikan keselamatan para penumpang saat libur panjang, Kapal Negara (KN) Patroli Grantin dari Pangkalan (Penjaga Laut dan Pantai) PLP Tanjung Perak, Surabaya, KN 467 KUPP Ketapang dan perahu karet (raider) juga disiagakan di Selat Bali.
Siaganya dua kapal patroli ini merupakan instruksi Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan agar keselamatan penumpang saat akhir libur panjang lebih ditingkatkan oleh seluruh aspek perhubungan baik itu di udara, laut dan udara.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Ketapang, Ispriyanto didampingi wakilnya Widodo menjelaskan, KN Patroli Grantin dengan nomor lambung P211 ini memang secara khusus ditugaskan di Selat Bali saat awal libur panjang lalu sampai usai.
Tugas utama dari kapal patroli dari Kemenhub ini untuk memastikan keselamatan para pengguna jasa di jalur pelayaran Selat Bali.
"Jumlah penumpang membeludak dibandingkan hari-hari biasanya. Kapal ini untuk menjaga keselamatan dari penumpang dan apabila ada sesuatu kejadian yang sifatnya urgent kapal ini siap untuk membantu," terangnya. (fdn/fdn)












































Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)