Terlibat Bentrok dengan TNI, 30 Anggota Brimob Ditarik

Terlibat Bentrok dengan TNI, 30 Anggota Brimob Ditarik

- detikNews
Jumat, 18 Mar 2005 16:28 WIB
Jakarta - 30 anggota Brimob yang diperbantukan di wilayah Nabire, Papua ditarik ke Jakarta. Penarikan itu menyusul terjadinya bentrokan antara anggota Polri dengan TNI beberapa waktu lalu. Dankorps Brimob Mabes Polri Irjen Pol SY Wenas yang dihubungi wartawan, Jumat (18/3/2005) mengakui bentrokan itu karena kesalahan anggotanya. Ia menambahkan, 30 personel Brimob itu termasuk komandan peleton, komandan kompi dan pengawas. Mereka dianggap tidak mampu mengawasi anak buahnya sendiri. "Mereka sudah dibawa pulang. Semuanya akan dilakukan sidang disiplin tetapi sampai sekarang belum diputuskan sanksi yang tepat, paling tidak disel," ujarnya. Menurut Wenas, anggota yang terlibat dalam bentrokan belum tentu dipecat karena pertikaian tidak termasuk dalam pelanggaran berat. Sementara para komandannya akan dikenai teguran, tidak sampai pemecatan. Bentrokan anggota Polri dengan TNI bermula saat terjadi antrean panjang di sebuah pom bensin di Nabire. Salah seorang polisi yang di-BKO-kan dari Mabes Polri tampak terburu-buru dan menerobos ke depan antrean. Tindakan itu memicu kemarahan pengantre. Salah seorang tentara yang ikut mengantre menegur anggota kepolisian itu sehingga terjadi keributan mulut. Selanjutnya, anggota polisi itu meninggalkan pom bensin. Namun beberapa saat kemudian, ia datang bersama 30 rekannya sehingga terjadi konflik. Peristiwa di pom bensin itu menyebabkan rentetan bentrokan lainnya antara Polri dengan TNI di Nabire. "Tapi itu beda perkara walaupun pemicunya peristiwa antrean panjang di pom bensin," katanya. (rif/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads