Tiga caketum Golkar tak mau menilai Novanto. Mereka lebih memilih tak berkomentar banyak soal hal ini. Seperti yang mereka ucapkan usia pengundian nomor urut caketum Golkar di Kantor Dewan Pimpinan Pusat, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat.
"Silakan panitia saja (yang menilai). Saya no comment," kata caketum nomor urut 6, Aziz Syamsuddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya no comment terhadap calon lain," kata Airlangga.
Syarat 'tidak tercela' ada dalam prinsip Prestasi Dedikasi Loyalitas dan Tidak tercela (PDLT) yang digaungkan golkar sejak Munas 1983 lampau. Caketum nomor urut 5 Priyo Budi Santoso memandang Novanto adalah sahabatnya yang kebetulan juga maju sebagai caketum. Maka Priyo tak mau bicara banyak soal Novanto yang dinyatakan tak tercela itu.
"Saya tidak mau berkomentar lebih jauh, karena Pak Setya Novanto sahabat saya itu ndilalah juga mencalonkan diri sebagai Ketua Umum yang harus berkompetisi dengan saya. Saya lebih baik tidak berkomentar tentang masalah itu," kata Priyo.
Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Munaslub Nurdin Halid sebenarnya juga melarang para caketum memberi pernyataan negatif terhadap caketum lainnya. "Kita melarang keras dalam kode etik, sesama calon dilarang keras menyebar fitnah," kata Nurdin.
(dnu/tor)











































