Manajer humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan okupansi kereta api jurusan Jakarta-Yogya, Bandung-Yogya, Surabaya-Yogya mencapai 100 persen. Jumlah penumpang pada liburan ini meningkat hingga 15-20 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan dilakukan penambahan kereta api ekstra dari Jakarta-Jogja dan Jogja-Jakarta dengan Argolawu ekstra atau kereta fakultatif kelas eksekutif berkapasitas 450 tempat duduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, permintaan untuk tiket kereta api lokal cukup tinggi terutama banyak yang dari kalangan para pelaju untuk Jogja-Solo, Solo-Jogja, dan Kutoarjo-Jogja.
Setiap hari pasti ada yang tidak kebagian tiket sehingga mereka harus menggunakan kereta api jarak jauh dengan tarif khusus lebih mahal. Hal ini karena keterbatasan dari kereta api Prameks. (aan/aan)











































