Geopark Rinjani, Kawasan dengan Beragam Fauna dan Kaldera yang Menakjubkan

Geopark Rinjani, Kawasan dengan Beragam Fauna dan Kaldera yang Menakjubkan

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Jumat, 06 Mei 2016 14:22 WIB
Foto: Dok: Disbudpar NTB
Lombok - Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini sudah ditetapkan menjadi kawasan wisata taman bumi (geopark) nasional. Dengan status tersebut diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Rinjani meningkat.

Gunung tertinggi kedua di Indonesia yang memiliki luas 40 ribu hektare ini masuk dalam kawasan taman nasional sejak tahun 1997 sesuai dengan keputusan Menteri Kehutanan No.280/kpts-II/1997.

Ada 53 jenis fauna di Geopark Gunung Rinjani, dengan musang sebagai ikonnya. Geopark ini berada di tiga wilayah kabupaten yaitu Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya keragaman fauna, di kawasan gunung berapi aktif ini, terdapat kaldera yang luasnya sekitar 3.500 m x 4.800 m. Kaldera tersebut memanjang ke arah timur dan barat.

Kawasan Gunung Rinjani/Dok: Disbudpar NTB


Di kaldera juga terdapat Segara Anak dengan luas 11 juta meter persegi dengan kedalaman 230 meter. Air terjun dari Segara Anak menambah keindahan geopark Rinjani.

Uniknya di dalam Segara Anak ini terdapat ikan mas dan mujair. Selain itu di salah satu sisi kaldera terdapat Gunung Baru atau Gunung Barujari.

Gunung ini memiliki kawah berukuran 170 meter Γ— 200 meter dengan ketinggian 2.296 - 2376 meter dpl. Gunung kecil ini terakhir meletus pada tanggal 25 Oktober 2015 dan 3 November 2015. Saat ini Geopark Taman Nasional Gunung Rinjani sedang diobservasi oleh Unesco untuk menjadi geopark dunia.

"Saat ini kan geopark baru taraf nasional. Saya berharap nanti tanggal 17 Mei Unesco akan ke Lombok dan kami berharap agar nanti setelah orang Unesco datang geoparknya akan jadi geopark dunia," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal, Jumat (6/5/2016).

Dengan status geopark, pemerintah setempat memprioritaskan pembangunan fasilitas penunjang bagi wisatawan. Diharapkan wisatawan nantinya dapat menginap di tenda-tenda perkemahan yang akan dibuat.

(yds/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads