Meski Suami Nikah Lagi, Astini Minta Keluarganya Rukun
Jumat, 18 Mar 2005 15:44 WIB
Surabaya - Gara-gara Astini (50) masuk penjara karena memutilasi 3 wanita, keluarganya pun berantakan. Apalagi sejak suaminya menikah lagi. Buntutnya, ayah dan anak berantem, bahkan anak dan anak juga ribut sendiri.Tapi, detik-detik menjelang eksekusi algojo asal Surabaya ini, justru ada berkah tersendiri. Keluarganya jadi rukun. Mereka bergantian datang ke Rutan Medaeng, Waru, Sidoarjo, tempat Astini menghitung hari.Jumat (18/3/2005) pukul 09.30 WIB, Astini dikunjungi anak nomor duanya, yaitu Tedi Maryono. Kedatangannya sudah lama ditunggu-tunggu. Kamis kemarin, anak sulungnya, Sulastri dan anak bungsunya, Pantu Fidiarto, telah menjenguknya lebih dulu. Suaminya yang bernama Safirin juga datang kemarin.Begitu datang, Tedi langsung masuk ke dalam Rutan. Pria berjaket biru itu menolak melayani pertanyaan puluhan wartawan. Kepala Keamanan Lapas Wanita Sukun, Malang, Nunuk Harimasdiyati yang berada dalam sel, menceritakan bahwa suasana pertemuan Astini dan keluarganya sangat mengharukan."Bu As melihat kedua anaknya bermaaf-maafan setelah lama tidak rukun," cerita Nunuk yang menjenguk Astini bersama 7 anak buahnya. Sebelum dibawa ke Medaeng, Astini meringkuk di Rutan Wanita Sukun, Malang. Kekisruhan yang terjadi di keluarga Astini, kata Nunuk, karena Safirin kawin lagi."Bu As berpesan agar anak-anak dan suaminya rukun dan akrab kembali. Itu adalah permintaan terakhirnya," cerita Nunuk. Saat ini keluarga beserta Nunuk dkk masih berada di dalam sel Astini. Nama Astini sempat kondang di publik Surabaya, karena warga Jl Wonorejo itu menjadi penjagal Puji Astutik, yang kepalanya ditemukan terbungkus plastik hitam. Astini jengkel gara-gara dia terus ditagih utang Rp 20.000 yang kemudian membengkak menjadi berlipat-lipat. Di persidangan, terkuak Astini pernah menjagal dua wanita lainnya.
(nrl/)











































