Pantauan Detikcom, Kamis (5/5/2016), pesawat harus berputar-putar di udara selama kurang lebih 45 menit sebelum mendarat. Berdasarkan informasi dari pilot, hal ini dikarenakan padatnya trafiknya di landasan.
Ditutupnya bandara Ngurah Rai pada 18.00 WITA, mengharuskan semua pendaratan pesawat menuju Bali dialihkan sementara ke bandara terdekat, antara lain Surabaya, Lombok dan Makassar. Dengan demikian, sejumlah perjalanan menuju Denpasar pun molor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rundown acara berantakan. Harusnya jam 6 sore sudah sampai di Bali. Kenapa pemeliharaan bandara harus di high season, lagi long weekend padat begini," keluh Ilham, salah satu penumpang yang terkena imbas penutupan bandara.
Detikcom sendiri, dalam perjalanan dari Jakarta pukul 16.00 WIB mendarat di Denpasar pada 00.00 WITA Kamis (5/5/2016). Ini dikarenakan pesawat transit di bandara Juanda, Surabaya dan menunggu 3 jam hingga bandara Ngurah Rai dibuka kembali.
Sebelumnya, Kabiro Infokom Kemenhub Hemi Pamurahardjo dalam keterangannya menyebutkan, penutupan Ngurah Rai untuk sementara menyebabkan 31 penerbangan kedatangan domestik dan 35 keberangkatan domestik tertunda. Sementara itu, jumlah penerbangan internasional yang tertunda adalah 20 kedatangan dan 17 keberangkatan.
Hemi mengatakan Bandara Ngurah Rai harus ditutup karena ada proses pembersihan Foreign Object Debris (FOD) di runway. FOD diartikan benda-benda asing di runway yang bisa mengancam keselamatan penerbangan. (rns/rvk)
