"Berdasarkan kesepakatan dengan pihak airline sebagai penanggung jawab biaya, semua penumpang dan kru dirujuk ke RS PIK Jakarta," kata Humas PT Angkasa Pura II Agus Haryadi berdasarkan informasi yang ia terima dari lapangan, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (4/5/2016) sekitar pukul 20.00 WIB.
Agus menjelaskan, pesawat tersebut membawa 262 penumpang dan 12 kru. Sebanyak 22 penumpang disebutkan luka ringan, 10 dirujuk untuk dirontgen, dan 1 orang suspect cedera lumbal (tulang belakang).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pukul 14.30 WIB petugas kantor kesehatan pelabuhan dilapori oleh pihak JAS, selaku ground handling dari Etihad, bahwa pesawat EY474 mengalami turbulensi dan diinformasikan banyak penumpang yang cedera," tutur Agus.
Terkait kondisi pesawat dan pilot Etihad belum ada informasi lebih jauh. "Belum dapat keterangan lebih lanjut. Informasi awal (kenapa turbulensi) belum ada," ujar Agus.
Sedangkan siaran pers maskapai Etihad menyebutkan, korban luka sebanyak 31 orang.Β "Total 31 penumpang terluka. 22 Di antaranya dirawat paramedis di bandara karena luka ringan. 9 Penumpang lainnya dibawa ke rumah sakit setempat," jelas Etihad.
Etihad menjelaskan turbulensi itu juga mengakibatkan beberapa kerusakan di bagian bagasi kabin. "Kami memberikan pendampingan semampu kami terhadap penumpang yang terdampak," jelas Etihad.
Baca juga: Etihad Turbulensi Hebat Antara Medan-Palembang, 9 Orang Luka Parah
(rna/nrl)











































