Mahyudin, Novanto dan Akom Daftar Caketum Golkar

Mahyudin, Novanto dan Akom Daftar Caketum Golkar

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 04 Mei 2016 14:59 WIB
Mahyudin, Novanto dan Akom Daftar Caketum Golkar
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Ada tiga kader Golkar yang mendaftar jadi calon ketua umum hingga sore hari ini. Mereka adalah Mahyudin, Setya Novanto dan Ade Komarudin.

Mahyudin mendaftar lebih dulu pagi ini. Lalu Novanto di siang hari, sekitar pukul 13.00 WIB.

Mahyudin dan Novanto mendaftarkan diri menjadi caketum dengan membawa seluruh persyaratan. Ketua Panitia Pemilihan Caketum Golkar Rambe Kamarul Zaman mengatakan bahwa keduanya telah melengkapi persyaratan untuk mencalonkan diri, termasuk membayar iuran Rp 1 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi sudah (daftar). Saya katakan ikhlas semua dan semuanya di partai ini harus gotong royong," ujar Rambe di DPP Golkar, Jl Anggrek Nely, Slipi, Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2016).

Novanto daftar caketum Golkar (Yulida/detikcom)

Rambe menjelaskan bahwa Setya Novanto dan Mahyudin diterima mendaftarkan diri sebagai caketum karena persyarataannya lengkap. Syarat tersebut misalnya membawa fotokopi sertifikat pendidikan kader, dan membawa nomor pokok anggota Golkar.

"Kita tidak menerima yang bukan kader, itu ada di AD ART, mereka juga harus bawa tahun berapa aktif di Partai Golkar, yang membuat pernyataan aktif selama 5 tahun, aktif terus menerus dan dia bikin pernyataan tidak pernah ganti partai," ujar Rambe.

Novanto saat mendaftarkan diri menjadi calon ketum Golkar menyampaikan rasa terima kasih. Dia juga turut membawa istrinya.

"Saya sekarang mengajak istri saya karena kalau sudah lakukan pendaftaran saya selalu merundingkan keputusan dengan istri saya. karena istri saya sudah memberikan wakaf kepada Partai Golkar. Saya direstui keluarga untuk bisa kontribusi," ujar Novanto.

Syarat untuk maju sebagai caketum adalah memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela. Bagaimana dengan Novanto yang pernah diduga terlibat dalam skandal Papa Minta Saham? Terkait dengan dugaan pencatutan nama presiden, Rambe menyebut tidak berhubungan dengan hal syarat tidak tercela.

"Syarat tidak boeh tercela cukup dibuktikan dengan SKCK. Itu kan suratย  keterangan catatan kepolisian dia tidak pernah melakukan apa apa. Gak ada hubungannya kesitu," ujar Rambe.

Ade Komarudin jumpa pers usai mendaftar caketum Golkar (Yulida/detikcom)

Ade Komarudin atau Akom datang tak lama kemudian, sekitar pukul 13.45 WIB, setelah Novanto pergi. Akom juga mendaftarkan diri sebagai caketum Golkar. Akom membawa semua persyaratan, tapi belum membawa uang Rp 1 miliar yang menjadi syarat pendaftaran.

"Cuma ada yang perlu saya sampaikan menyangkut soal bantuan, kami sedang mengumpulkan bantuan juga dari kader-kader lain, ada yang Rp 10 juta, Rp 5 juta dan sesuai kemampuannya. Nanti pada saat waktunya kami juga akan konsultasikan hal itu dan menunggu klarifikasi dari SC kepada KPK, jadi apakah dapat dibenarkan dibenarkan dari KPK. Kami menunggu itu semua dari SC," kata Akom.

"Jadi bukan kami yang melakukan klarifikasi kepada KPK tetapi SC, kami akan patuh dan tunduk kepada panitia SC yang ditetapkan DPP Golkar. Tentu sekali lagi jika itu menyangkut tentang isu- isu lain yang berhak menyangkut dengan pihak berwenang untuk menuntaskan masalah berikut. Beliau (Rambe) ini bos saya untuk pencalonan tentunya kalau saya salah-salah dikit bisa dicoret kalau tidak baik-baik, maka bisa di coret," imbuh Akom. (tor/tor)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads