Tinjau Pasar di Banyumas, Presiden Jokowi Borong Petai dan Pare

Tinjau Pasar di Banyumas, Presiden Jokowi Borong Petai dan Pare

Jurig Lembur - detikNews
Rabu, 04 Mei 2016 12:56 WIB
Tinjau Pasar di Banyumas, Presiden Jokowi Borong Petai dan Pare
Foto: Presiden Jokowi di Pasar Manis Purwokerto I (Rusman/Setpres)
Banyumas - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan Pasar Manis Purwokerto I di Banyumas, Jawa Tengah. Saat meninjau suasana pasar, Jokowi turut membeli beberapa sayuran yang dijajakan.

Pantauan di lokasi, Rabu (4/3/2016), usai meresmikan pasar, Jokowi langsung menemui pedagang yang berdiri di kios masing-masing menjajakan dagangan. Mayoritas yang dijual adalah sayuran, buah-buahan, panganan lokal hingga daging.

Foto: Presiden Jokowi di Pasar Manis Purwokerto I (Rusman/Setpres)

Suasana pasar dengan bangunan baru itu sontak menjadi riuh saat Jokowi masuk ke dalam pasar. Presiden tampak menyapa pedagang yang mayoritas ibu-ibu sambil bersalaman dan berbincang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sambil menemui pedagang itu, Jokowi tampak memanggil ajudan yang berdiri di belakangannya. Rupanya Jokowi ingin membeli sayuran yang dijual. Mula-mula adalah petai yang tergantung.

Foto: Presiden Jokowi di Pasar Manis Purwokerto I (Rusman/Setpres)

"Tadi dikasih Rp 100 ribu," kata pedagang sayuran bernama Warsini itu.

Ada beberapa helai petai yang dibeli Jokowi melalui ajudannya dari Warsini. Si Ibu mengaku senang Jokowi membeli dagangannya, tentu bukan karena dibayar sedikit lebih mahal. "Salaman aja senang, apalagi dibeli mas," ucap Warsini yang sudah menjadi pedagang 30 tahun itu.

Soal bangunan baru pasar, Warsini menyebut sudah mulai dibuka pada Minggu (1/5). Saat itu pasar langsung ramai oleh pembeli. Pasar ini dibangun pemerintah pusat dari kondisi sebelumnya yang kurang tertata.

Foto: Pedagang di Pasar Manis Purwokerto I (M Iqbal/detikcom)

"Minggu penuh banget seperti demo," ucapnya.

Setelah membeli petai, Presiden Jokowi beralih ke kios lainnya yang juga menjajakan sayuran. Kali ini Jokowi tertarik membeli pare yang juga dibayar dengan harga Rp 100 ribu.

"Ngasih Rp 100 ribu sekitar 3 kilo," ucap pedagang bernama Tarmini itu.

"Dia (Jokowi) ngelihat parenya cantik-cantik hijau," imbuhnya.

Tak hanya itu, rupanya setelah berkeliling pasar, Jokowi membeli dagangan lainnya, seperti labu dan beberapa panganan yang terbungkus plastik. Seorang Paspampres lalu membawakan belanjaan Jokowi itu ke dalam mobil.

Dalam sambut peresmian, Presiden Jokowi berharap pasar tradisional dapat bersaing dengan mall atau supermarket. Para pedagang diminta Jokowi menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan yang ramah kepada pembeli.

"Kalau ada pembeli datang dilayani dengan baik, jangan ada orang datang merengut. Senyum, supaya tidak kalah dengan mall, supermarket, nggih? Harganya pasti lebih murah di sini karena di pasar enggak bayar pajak tinggi, tidak bayar AC, tidak bayar listrik," pesan Jokowi.

Sementara Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan Pasar Manis di Banyumas ini dibangun sejak Juni tahun lalu sebagai peletakan batu pertama program 5.000 pasar pemerintahan Jokowi-JK.

"Saya sampaikan ke Pak Bupati, Sekda, saya apresiasi sentuhan sedikit flamboyan kaca merah (bangunan pasar). Di Papua, Presiden juga bisiki saya, pasar jangan semua sama kota, dikasih sedikit flamboyan sedikit. Begitu kira-kira," ucap Lembong.

Usai meresmikan pasar, Presiden Jokowi menuju ke lokasi lain untuk meninjau irigasi. Presiden tampak didampingi Sesneg Pratikno, Tim Komunikasi Presiden Ari Dwi Payana, Wagub Jateng Heru Sudjatmoko, Bupati Banyumas Achmad Husein dan lainnya. (miq/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads