"Kasus ini membuat shock, kaget. Semoga ini kasus pertama dan terakhir," jelas Kabag Humas dan Protokoler UGM, Ifa Aryani, Rabu (4/5/2016).
Menurut Ifa, dengan kasus ini, UGM akan terus berupaya meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan di kampus. Feby dibunuh di toilet lantai 5 FMIPA UGM.
"Kami ingin menguatkan rasa keamanan dan kenyamanan untuk civitas akademika. Misalnya memaksimalkan CCTV dan meningkatkan koordinasi dengan keamanan kampus," terang dia.
Ifa juga memberikan imbauan agar mahasiswa tak takut untuk kuliah pagi. Semua berjalan normal di kampus, tak perlu ada yang dikhawatirkan.
"Tidak usah takut, keamanan kami tingkatkan," tutup dia.
(dra/dra)











































